BAHAYA KELOMPOK RADIKAL SALAFI WAHABI YANG BERKEDOK SEBAGAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH…WASPADALAH !

K.H.Said Agil Siradj Ketua Umum PBNU, mengungkapkan bahwa kemunculan Salafi Wahabi di abad ke-18 M meskipun tidak termasuk ke dalam golongan Khawarij, tetapi antara keduanya, ada beberapa kesamaan. Kelompok Wahabi, seperti hendak mengulangi sejarah kekejaman kaum Khawarij, yang muncul jauh sebelumnya pada tahun ke-37 Hijriah, tatkala melakukan pembongkaran tempat-tempat bersejarah Islam dengan dalih memerangi kemusyrikan. Tak cukup dengan tindakan itu, mereka bahkan tak segan untuk membantai terhadap sesama umat muslim sendiri, bahkan para ulama yang tidak sejalan dengan pemikiran (sempit) mereka.

Seperti yang mereka lakukan tatkala menyerang kota Thaif, Uyainah, Ahsaa, bahkan Makkah dan Madinah, juga tak luput dari sasaran keganasan mereka. Sayid Ja’far Al-Barzanji dalam salah satu bukunya menuturkan, ketika Wahabi menguasai Madinah, mereka merusak rumah Nabi saw, menghancurkan kubah para sahabat, dan setelah melakukan perusakan tersebut mereka meninggalkan Kota Madinah.

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok ekstrim tersebut secara langsung telah mencoreng nama Islam dan berlanjut hingga detik ini. Islam adalah agama yang sempurna dan tidak mengajarkan umatnya untuk berbuat kerusakan, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an, “Dan Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash: 77). Kelompok eksrtrim ini selalu melakukan tindakan terror baik secara pshikis maupun secara fisik, Tindakan terror dan anarkhisme mereka yg paling ringan adalah berupa teror secara halus berupa penyesatan opini dan pemutar-balikan fakta sejarah yakni berupa takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyrikan), tabdi’ (pembid’ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) terhadap para ulama dan umat. Apa yang dipaparkan ini, tentang sejarah tindakan ‘merusak’ yang dilakukan oleh kelompok Salafi Wahabi ini tidak boleh kita lupakan dan mesti kita waspadai.

Lantas siapakah sebenarnya kelompok Salafi Wahabi yang dimaksud ? bahwa nama wahabiyah ini dinisbatkan kepada Muhammad ibnu Abdul Wahab, yang lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H. Adapun kata Salafi, berasal dari kata as-salaf yang secara bahasa bermakna orang-orang yang mendahului atau hidup sebelum zaman kita. Adapun secara terminologis, as-salaf adalah generasi yang dimulai dari para sahabat, tabi’in dan tabi’at tabi’in. Mereka adalah generasi yang disebut Nabi Saw sebagai generasi terbaik. Adapun makna al-Salaf yang dimaksud di sini adalah generasi yang dibatasi oleh sebuah penjelasan Rasulullah saw dalam haditsnya: .Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) di masaku, kemudian yang mengikuti mereka, kemudian yang mengikuti mereka(HR. Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadits ini, maka yang dimaksud dengan al-Salaf adalah para sahabat Nabi saw, kemudian tabi’in, lalu atba al-tabi.in. Karena itu, ketiga kurun ini kemudian dikenal juga dengan sebutan al-Qurun al-Mufadhdhalah (kurun-kurun yang mendapatkan keutamaan).Sebagian ulama kemudian menambahkan label al-Shalih (menjadi al- Salaf al-Shalih) untuk memberikan karakter pembeda dengan pendahulu kita yang lain.Sehingga seorang salafi berarti seorang yang mengaku mengikuti jalan para sahabat Nabi saw, tabi’in dan tabi’ut tabi’in dalam seluruh sisi ajaran dan pemahaman mereka.

Sampai di sini nampak jelas bahwa sebenarnya tidak masalah yang berarti dengan paham Salafiyah ini, karena pada dasarnya setiap muslim akan mengakui legalitas kedudukan para sahabat Nabi saw dan dua generasi terbaik umat Islam sesudahnya itu; tabi.in dan atba. al-tabi.in. Atau dengan kata lain seorang muslim manapun sebenarnya sedikit-banyak memiliki kadar kesalafian dalam dirinya meskipun ia tidak pernah menggembar-gemborkan pengakuan bahwa ia seorang salafi. Sebagaimana juga pengakuan kesalafian seseorang juga tidak pernah dapat menjadi jaminan bahwa ia benar-benar mengikuti jejak para al-Salaf al-Shalih, dan .menurut penulis- ini sama persis dengan pengakuan kemusliman siapapun yang terkadang lebih sering berhenti pada taraf pengakuan belaka.

Ala kulli hal, penggunaan istilah Salafi ini secara khusus mengarah dan berkembang pada kelompok gerakan Islam tertentu dengan paradigma ekstrim. Mereka memiliki beberapa ide dan karakter yang khas yang kemudian membedakannya dengan gerakan Pembaharuan Islam lainnya dan mereka dikenal dengan sebutan salafiyyin orang-orang yg bermanhaj salaf / salafus sholeh.

Namun demikian, penggunaan istilah Salafi tersebut oleh sebagian kelompok Islam tertentu dijadikan propaganda. Mereka melakukan klaim dan mengaku sebagai satu-satunya kelompok salaf. Hanya golongan mereka sajalah yg benar mereka bersembunyi dibalik slogan kembali kpd al-Qur’an dan Sunnah dan klaim hanya merekalah golongan Ahlussunnah wal Jamaah yaitu al-Firqatun Najiyah (Gol.yg selamat hanya salafi wahabi ekstrim saja,red). Ironisnya, mereka kemudian menyalahkan dan bahkan mengkafirkan muslim lain yang amalannya ‘tidak sesuai’ dengan paham yang mereka anut. Mereka menganggap sesat terhadap umat muslim lain, yang dianggap melakukan perbuatan bid’ah, semisal ziarah kubur, tahlilan, tawassul, MaulidirRasul yang mereka tuduh sebagai perbuatan syirik.

Faktor lain yang mendasari tindakan ekstrim mereka, diantaranya juga karena pemahaman mereka yang kaku dalam memahami teks-teks agama (tekstual), sehingga cenderung terjerumus dalam memahaminya. Misalnya, mereka sangat kaku dalam memahami perintah-perintah Rasulullah saw. Paradigma ini yang kemudian menyebabkan mereka dengan mudahnya menyalahkan dan mengkafirkan umat muslim lain.

Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar, semestinya memberikan perhatian tegas dan serius dalam upaya untuk mencegah dan menghentikan pengaruh pemahaman yang dapat mengarah pada tindakan terorisme dan eksklusivisme semacam ini, yang pada akhirnya dapat mengancam persatuan umat dan NKRI.

Dengan pemaparan dan pemahaman singkat ini dapat memberikan informasi yang cukup, sehingga dapat mengetahui bahaya pengaruh serta mengetahui ciri paham ekstrim. Sedangkan bagi para “Simpatisan Salafi Wahabi”, pemaparan ini juga dapat menjadi sumber informasi yang jelas, sehingga mereka akhirnya tahu dan sadar akan sejarah paham yang mereka anut. Semoga kita semua diberi petunjuk oleh Allah Swt untuk senantiasa tetap menuju ke jalan yang lurus dan benar.

 

Pakistan Larang Kelompok Ahle Sunnah Wal Jamaat

Sejumlah pegiat kelompok ini ditangkap aparat keamanan karena terlibat dalam pembunuhan ratusan warga muslim Syiah dan mazhab Islam lain yang tidak sejalan dengan manhaj mereka.

Maraknya kelompok yang mengaku sebagai Ahlu Sunnah Wal Jamaah tidak saja terjadi di Indonesia. Di Pakistan misalnya, pemerintah dilaporkan melarang keberadaan organisasi Ahle Sunnah Wal Jamaat karena terkait dengan gerakan terorisme. BBC melaporkan, Jumat, 10/03/12.

Larangan itu dikeluarkan oleh pemerintah Pakistan kepada kelompok Ahle Sunnah Wal Jamaat untuk melakukan aktivitas di negara itu, karena dituduh terlibat dengan gerakan terorisme.

Organisasi ini sebelumnya pernah dilarang berkegiatan pada tahun 2002 lalu saat Pakistan dipimpin oleh Jenderal Pervez Musharraf.

Sebelumnya organisasi simpatisan al-Qaeda ini dulu dikenal dengan sebutan kelompok Sipah-e-Sahaba (SSP) atau “Tentara Sahabat” Nabi.

Sejumlah pegiat kelompok ini ditangkap aparat keamanan karena terlibat dalam pembunuhan ratusan warga muslim Syiah dan mazhab Islam lain yang tidak sejalan dengan manhaj mereka.

Mereka juga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan terhadap kelompok minoritas, petugas keamanan dan sejumlah kantor kedutaan negara asing.

Kelompok ini kemudian belakangan berganti nama dan menjalankan aksinya seperti kebanyakan organisasi politik lain.

Larangan terhadap organisasi ini sebenarnya telah dikeluarkan oleh pemerintah Pakistan sejak dua minggu lalu namun tidak ada pemberitahuan secara terbuka kepada masyarakat soal pelarangan ini.

Salinan surat Kementerian Dalam Negeri tentang alasan pelarangan organisasi itu yang dilaporkan oleh BBC menyebutkan pelarangan dilakukan karena persoalan yang mereka sebut sebagai “kekhawatiran terhadap kasus terorisme.”

Ketua Ahle Sunnah Wal Jamaat, Maulana Mohammad Ahmed Ludhianvi mengatakan mereka akan melakukan perlawanan di pengadilan untuk menentang pelarangan tersebut.

“Akan menjadi sangat sulit mengendalikan emosi anggota kami jika pelarangan ini tetap diterapkan,” kata Ludhianvi.

Kelompok-kelompok garis keras seperti ini yang mengaku sebagai Ahlu Sunnah Wal Jamaah juga marak di Indonesia.

Biasanya mereka menjajakan dagangannya dengan mengkavlingkan surga buat pengikutnya. Mereka juga tak segan-segan melakukan pembunuhan dan teror atas pengikut mazhab dan kelompok minoritas Islam lain yang mereka anggap kafir dan halal darahnya karena telah menyimpang dari manhaj yang mereka usung.

[Islam Times/on/BBC]http://islamtimes.org/vdciw5azvt1a552.k8ct.html

Iklan

10 responses to “BAHAYA KELOMPOK RADIKAL SALAFI WAHABI YANG BERKEDOK SEBAGAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH…WASPADALAH !

  1. Afwan ana minta ijin mengopy artikel antum untuk analisis pasang di blog ana http://kisahpenyejukjiwa.blogspot.com.
    Jazakalloh khoiron katsiir.

  2. kangwoko@Silahkan akhi….

  3. aku ijin copas y
    salam,

  4. pak sya sedih… melihat banyak blog-blog yang menjelek2an mahzab lain… padahal kita kan sesama islam harusnya kita bersatu dong…melawan kezaliman di muka bumi…ini malahan memprovokasi satu sama lain.. padahal di luar sana musuh2islam sedang berupaya menghancurkan islam seperti di timur tengah…yang sedang di obok2 oleh barat.. tapi saya salut pak sama iran… berani tegas melawan barat… tapi tetangga-tetangganya melempem semua… eh..malah di indonesia banyak blog yang memecah belah islam…entah itu blog yang membuat orang islam(pengkhianat)/ yahudi/ antek2 musuh islam…
    pak tolong di kasih pencerahan mereka pak… saya sangat prihatin sekali ini pak melihatnya..

    ini blognya pak http://www.haulasyiah.wordpress.com

    salam
    NU ahlusunnah

  5. Sekedar menambahkan, biar objektif. rasa2nya tidak ada salahnya melihat juga pandangan dari pihak tertuduh. Biar adil gituh…Kalo udh sama2 melihat dr kedua kubu, penuduh dan tertuduh, kita sebagai hakim yg adil/pintar barulah kemudian bisa menilai..hehe…silahkan cek link berikut ini:
    http://radiorodja.com/1002/menepis-tuduhan-dakwah-salafiyah-dianggap-dakwah-wahabiyah/
    Orang pinter, katanya minum tolak angin.. tapi itu ga bener.. Orang pinter itu ga kudu minum tolak angin.. org pinter itu selalu mau belajar, dan mencari sumber pembelajaran dengan ‘pintar’. :) Selamat pintar!

  6. Bahaya mana? ‘Wahabi’ apa syiah?? Syiah mulai mengancam Indonesia… Kalau mereka sudah bisa menguasai Indo, mungkin Indo akan menjadi Iran, Iraq, atau Suriah berikutnya… Na’udzubillahi min dzaalik.
    http://ustazlove.com/blog/2011/02/soal-jawab-mana-lebih-bahaya-syiah-atau-wahabi/#axzz21QY2H5jl

  7. wahabi sangat berbahaya bagi umat sementara Islam Syi’ah adalah dapat mencerdaskan umat dengan kebenaran dan keadilan

  8. Wahabi biang kerusakan di indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s