Galeri

KTT OKI : “Saudi dan Iran Eratkan Ukhuwah Islamiyah”

Ada momen istimewa di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam di Mekkah, Arab Saudi, 14-15 Agustus 2012. Sebagai tuan rumah, Raja Abdullah bersalaman dengan tamunya, Presiden Mahmoud Ahmadinejad, dari Iran dan mempersilahkan duduk disampingnya. Momen ini dipandang bisa meredakan konflik dan ketegangan sektarian antara umat Muslim Sunni dan Syiah. Tampak sekali keakraban dan keinginan untuk saling memahami dan menyatukan energi dan langkah untuk kejayaan Islam dan kaum Muslimin.

Dalam tayangan stasiun televisi setempat, Raja Abdullah menyambut kedatangan para pemimpin yang menjadi tetamu KTT Luar Biasa OKI di Mekkah pada Selasa malam waktu setempat. Salah satu tetamu adalah Ahmadinejad.

Mereka berdua berjabat tangan erat dan saling menyapa. Bahkan Abdullah dan Ahmadinejad sempat tertawa bersama. Lalu Ahmadinejad duduk di sebelah Abdullah

Bagi kalangan pengamat, suasana itu berguna meredakan ketegangan antara kaum Sunni, yang menjadi mayoritas di negara-negara Arab Teluk seperti Arab Saudi dan Syiah, yang mendominasi Iran. Di beberapa tempat, seperti di Irak dan Bahrain, terjadi konflik antara kaum Sunni dan Syiah dalam beberapa tahun terakhi.

“Ini menjadi pesan bagi bangsa Iran dan juga bagi rakyat Saudi bahwa kita pada dasarnya adalah umat Muslim dan kita harus bekerjasama dan melupakan perbedaan,” kata Abdullah al-Shammari, seorang pengamat politik di Saudi, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Sikap bersahabat Abdullah dan Ahmadinejad ini juga berguna untuk mengatasi perbedaan sikap sesama negara-negara Islam atas konflik berdarah di Suriah. Iran dikenal mendukung rezim Bashat al Assad, yang berasal dari sekte Alawit. Sebaliknya, negara-negara Arab seperti Saudi dan Qatar mendukung kelompok yang menentang rezim Assad.

“Menurut saya, Abdullah ingin berkata kepada Ahmadinejad bahwa apapun yang Arab Saudi inginkan terkait soal Suriah tidak akan langsung berdampak kepada Iran,” kata seorang pengamat lain di Saudi, Khalid al-Dakhil, yang juga dihubungi Reuters.

Selain itu, Iran selama ini berkonflik dengan Amerika Serikat soal kepemilikan teknologi nuklir. Sebaliknya, AS merupakan sekutu dekat bagi Saudi dan negara-negara Arab Teluk lainnya.

KTT Luar Biasa OKI ini digelar untuk merespon beberapa isu utama yang dihadapi umat Islam dewasa ini. Selain krisis di Suriah, OKI juga membahas masalah Palestina, situasi terakhir Muslim Rohingya dan situasi di Mali.

Sumber : http://us.dunia.news.viva.co.id/news/read/344586-raja-saudi-salaman-erat-dengan-presiden-iran

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s