Galeri

Karena Sebut Nama Ali dan Husein Kepala Dipenggal

6kelompok Al Qaeda Teroris Salafi Wahabi Takfiri di Suriah menyatakan permintaan maaf setelah salah memenggal kepala teman sendiri sesama teroris takfiri yang dikira pendukung rezim Bashar Assad. Aksi pemenggalan kepala yang diselingi teriakan takbir tersebut direkam dan dipublikasikan melalui internet. “Kepala ini milik pendukung rezim Bashar Al Assad,” teriak sang algojo dalam rekaman video setelah eksekusi sembari mengangkat kepala yang telah terpisah dari tubuhnya, sebagaimana dilansir beberapa media Jumat (15/11).

Kesalahan baru disadari setelah identitas korban terungkap media yang menganalisa video yang disebar Al Qaeda. Korban diketahui bernama Mohammed Fares seorang komandan al Ahrar Sham, kelompok yang bertempur untuk oposisi Suriah bersama ISIS (Islamic State of Iraq and al Sham). Disebutkan pemberontak Al Qaeda tersebut salah paham atas keluhan Fares yang menyebut  Ali dan Husain saat terluka. Seorang juru bicara ISIS, Oma al Qahtani memastikan korban salah eksekusi tersebut adalah Mohammed Fares yang terluka dalam pertempuran melawan pasukan pro Assad untuk merebut kontrol atas situs militer Base 80 di dekat Aleppo. Fares yang dalam kondisi terluka kemudian ditangkap sesama pemberontak yang mengira Fares adalah musuh mereka. Disebutkan ia dibunuh dengan cara dipenggal, karena menyebut-nyebut Ali dan Husain, padahal Fares hanya sedang bermaksud mengolok-olok Syiah yang jika sedang terluka akan meneriakkan nama imam-imam mereka.

Al Qaeda langsung mengeluarkan penyataan maaf setelah mengetahui kesalahannya. Mereka mengharapkan pengertian dari keluarga korban.

“Kami berdoa Mohammad Fares diterima di surga dan memaafkan saudaranya yang ingin membunuh musuh bersama kita,” sebut Al Qaeda dalam pernyataannya.

24http://www.abna.ir/data.asp?lang=12&id=481632

Al Qaeda Minta Maaf Telah Salah Bunuh Orang

  • Jumat, 15 November 2013 | 11:33 WIB

5DAMASKUS, KOMPAS.COM — Kaum militan yang punya kaitan dengan Al Qaeda meminta maaf setelah memenggal kepala orang yang salah dan memamerkannya di depan orang banyak.

Dalam sebuah video mengerikan yang di-posting di YouTube, kaum militan dari kelompok Negara Islam Irak dan al-Sham (Islamic State of Iraq and al-Sham/ISIS) yang berbasis di Suriah terlihat memegang kepala seseorang yang telah dipenggal yang mereka yakin sebagai pendukung Presiden Bashar al Assad.

Namun, setelah rekaman itu beredar, korban kemudian dikenal oleh seorang eksteimis lain sebagai rekannya sesama pemberontak yang telah terluka dalam sebuah pertempuran. Setelah sebuah penyelidikan, orang itu kemudian diidentifikasi sebagai Mohammed Fares, seorang komandan al-Ahrar Sham, kelompok yang berjuang bersama ISIS.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebagaimana dilaporkan Daily Telegraph, mengatakan, para petempur ISIS salah paham atas komentar Fares tentang pendiri Islam Syiah, Imam Ali dan Hussein. Fares diduga telah terluka saat berperang melawan pasukan pro Assad untuk merebut kontrol atas situs militer Base 80 di dekat Aleppo, sebelum ia secara keliru dieksekusi.

Seorang juru bicara ISIS, Oma al-Qahtani, memastikan Fares terluka dalam pertempuran dan ditangkap pemberontak yang yakin bahwa dia berperang melawan mereka. Al-Qahtani mengatakan, penyelidikan atas kasus itu akan dilaksanakan pihak yang berwenang.

Kesalahan itu memperlihatkan kekacauan dalam jajaran para pemberontak di Suriah. Sementara itu, Assad telah mengambil keuntungan dalam beberapa pekan terakhir dalam aksi pasukannya di tenggara Aleppo.

http://internasional.kompas.com/read/2013/11/15/1133076/Al.Qaeda.Minta.Maaf.Telah.Salah.Bunuh.Orang

________________________________________________________________________________________

Horrific moment Islamist terrorist shows ‘enemy’s’ decapitated head to baying crowd… unaware he has just killed fellow Syrian rebel

  • Islamic State of Iraq and al-Sham severed the head of a fighter in Syria
  • Believed he was a pro-Assad soldier but turned out to be a fellow rebel
  • Group ‘misunderstood’ comments he made about Shia founding fathers

By Wills Robinson

PUBLISHED: 19:28 GMT, 14 November 2013 | UPDATED: 13:18 GMT, 15 November 2013

3In a sickening video posted on YouTube, soldiers from the Syrian-based group Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) were seen holding up the decapitated head of a soldier they believed was a supporter of President Bashar al-Assad.

But, after the footage was made public, the victim was recognised by an extremist as a fellow rebel fighter who had been wounded during a battle.

The militants have now asked for forgiveness.

After an investigation the soldier was identified as Mohammed Fares, a commander of Ahrar al-Sham, a group who fight alongside the ISIS.

The Syrian Observatory of Human Rights said ISIS fighters misunderstood comments Mr Fares made about the founding fathers of Shia Islam, Imams Ali and Hussein, according to The Daily Telegraph.

It is thought Mr Fares was injured while fighting pro-Assad forces for the control of military site Base 80 near Aleppo, before he was mistakenly executed.

The militant group tried to explain their error by referring to a story in which the prophet Mohammed said Allah would forgive a man who killed a believer by mistake.

An ISIS spokesman, Oma al-Qahtani, confirmed Mr fares had been injured in fighting and had been captured by soldiers who believed he was fighting against them.

He has now said an investigation into the death would be carried out by the appropriate authorities.

The huge mistake has highlighted chaos within the rebel ranks in Syria, which Assad has taken advantage of in recent weeks during a push by his forces south-east of Aleppo.

//

//

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s