Galeri

Sikap Resmi Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia Berkenaan dengan Klasifikasi Syiah Indonesia oleh Habib Rizieq Shihab

Silaturahmi dan kunjungan Ulama Iran ke IndonesiaIstilah negeri Ahlussunnah itu sendiri adalah tidak tepat dan cenderung INTOLERAN karena semua kelompok Islam tak terkecuali Syi’ah selama mengikuti Sunnah Rosul saaw mereka berhak disebut Ahlussunnah dan INDONESIA bukan Negara berdasarkan Agama apalagi berdasarkan MAZHAB tetapi berdasarkan Pancasila dan Kebhineka Tunggal Ika-an yang diwarnai dan dijalankan dengan nilai-nilai Agama.

Habib Rizieq perlu WASPADA karena bergandengan tangan dengan WAHABI SALAFI TAKFIRI dalam memperjuangkan NKRI bersyariah jangan sampai beliau ditelikung di tengah jalan karena dalam kamus kaum TAKFIRI kebenaran hanya milik mereka dan selain mereka harus ditekan kalau perlu dihabisi.(Catatan ini tambahan dari Redaksi Satu Islam)

Berkenaan dengan Klasifikasi Syiah Indonesia oleh Habib Rizieq Shihab, berikut ini Tanggapan/Sikap Resmi Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia:

1. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia berpendapat bahwa klasifikasi Syiah menjadi 3 golongan (ghulat, rafidhah dan mu’tadilah), merupakan pendapat ilmiah Habib Rizieq Shihab yang patut dihargai dan perlu dikaji lebih jauh.

2. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia menyatakan dengan tegas berlepas tangan dari golongan ghulat yang menuhankan Ali bin Abi Thalib dan rafidhah yang digambarkan sebagai pencaci-maki para sahabat dan istri Nabi.

3. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia juga menegaskan kepada semua pihak tentang ketiadaan Syiah ghulat di Indonesia. Andaikata ada oknum Syiah ghulat yang menuhankan Ali bin Abi Thalib, maka bagi Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia mereka adalah kafir.

4. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia juga ingin menegaskan kepada seluruh umat Islam Indonesia bahwa mayoritas mutlak Syiah di Indonesia adalah mu’tadilah sebagaimana klasifikasi Habib Rizieq Shihab, yaitu Syiah yang bersikap menghargai seluruh figur yang dihormati dan dimuliakan umat Islam Indonesia.

5. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia menegaskan, seluruh Syiah Indonesia sudah paham sepenuhnya bahwa caci-maki dan pengutukan bukanlah akhlak yang diajarkan oleh Ahlul Bait sebagai panutan mereka dan bukan pula fatwa ulama Syiah paling muktabar pada saat ini.

6. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia mengajak seluruh elemen umat Islam untuk menyadari bahwa pengkafiran dan penyesatan sama sekali bukanlah jalan yang dianjurkan oleh Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.

7. Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa oknum-oknum Syiah yang mencaci-maki para sahabat dan istri Nabi, yang sikapnya bertentangan dengan fatwa ulama Syiah paling muktabar di zaman ini, jelas merupakan agen-agen Zionis yang sengaja disusupkan untuk memecah-belah ukhuwah umat Islam dan mengobarkan konflik sektarian di negeri Indonesia tercinta. Karena itu Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia menganggap mereka sama dengan kelompok takfiri yang mengkafirkan Syiah itu sendiri dan menganggap mereka sebagai dua sisi dari satu blok yang sama, yakni blok musuh Islam.

Demikian Tanggapan/Sikap Resmi Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia ini kami sampaikan. Semoga Allah Swt senantiasa meridhai setiap langkah kita dan mempererat ukhuwah umat Islam di Indonesia.

Jakarta, 14-12-2013
abi

KH. Hasan Alaydrus
Ketua Umum DPP Ahlul Bait Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s