Galeri

Koalisi Internasional Anti-Terorisme dan Radikalisme

Mencermati Gagasan Rouhani soal Pemberantasan Terorisme

Hasan RouhaniPresiden Republik Republik Islam Iran Hassan Rouhani yang juga penggagas Koalisi Internasional anti-terorisme dan radikalisme di dunia mengatakan, perang simbolis kontra-terisme tidak akan mampu membawa keamanan dan stabilitas di dunia.

Rouhani Jumat (26/9) sore di depan wartawan internasional di New York menekankan, terorisme memiliki beragam akar, dan kebijakan yang benar dalam memberantas ancaman serius dunia ini adalah mengeringkan sumber-sumber ideologi, sumber daya manusia (SDM), finansial dan senjata mereka.

Presiden Iran ini menambahkan, negara-negara yang menjadi lalu lalang para teroris tidak seharusnya mengijinkan kelompok radikal ini merekrut anggotanya dari berbagai negara dunia. Ancaman serius terorisme merupakan kendala utama berbagai negara dunia.

Bagian yang paling nyata dari ancaman ini adalah hasil dari kebijakan ganda pihak yang mengklaim sebagai pelopor perang anti-terorisme dalam menyikapi fenomena mengerikan terorisme di abad ini. Meletusnya krisis di Suriah yang kemudian disusul dengan kian meluasnya pergerakan terorisme di kawasan memiliki hubungan yang berarti dengan kebijakan ganda serta kontradiktif Barat dalam memerangi terorisme.

Sejumlah negara kawasan termasuk Turki, Yordania, Arab Saudi serta sejumlah negara Barat khususnya Amerika Serikat sejak tahun 2011 merupakan pihak-pihak yang membuka peluang maraknya terorisme di kawasan. Teroris dari berbagai belahan dunia sejak tiga tahun lalu dengan mudah memasuki wilayah Turki dan kemudian masuk ke Suriah. Bersamaan dengan ini, senjata bikinan Amerika dan Israel dengan beragam cara disalurkan kepada para teroris.

Sikap front Arab-Barat selama tiga tahun lalu hanya membuat akar terorisme di kawasan semakin kuat dan yang paling menonjol adalah pemanfaatan terorisme oleh Barat untuk memuluskan ambisinya. Kebijakan ini pada akhirnya membuat acaman terorisme dari tingkat regional menjadi internasional. ISIS untuk saat ini bahkan menarget tuannya sendiri, khususnya Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Aksi pembangkangan teroris telah mendorong pembentukan Koalisi Kontra-Terorisme yang dipimpin Amerika Serikat, sebuah gerakan yang dibentuk tanpa merujuk pada undang-undang dunia serta persetujua masyarakat internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Uniknya gerakan koalisi ini dengan berani sesumbar bahwa tujuan mereka adalah memerangi terorisme. Setelah terbentuknya koalisi ini, pos-pos ISIS di Suriah dan Irak menjadi sasaran udara jet-jet tempur kelompok yang dipimpin Amerika ini.

Pengalaman 13 tahun lalu di Afghanistan dan Pakistan menunjukkan bahwa serangan udara pasukan asing bukan saja gagal memberantas akar terorisme, namun malah memperkokoh posisi terorisme itu sendiri. Dalam kondisi seperti ini, pemutusan dukungan finansial, militer dan politik terhadap kelompok teroris, serta kinerja sejati dalam koridor hukum serta ketentuan internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan sebuah negara yang dililit terorisme merupakan kebijakan yang paling tepat dalam memerangi terorisme.

Memberi perhatian besar terhadap gagasan yang digulirkan presiden Iran terkait pembentukan koalisi internasional dalam memerangi kekerasan serta radikalisme di dunia, merupakan strategi penting dan tepat dalam memerangi terorisme. Hal ini juga dapat menciptakan ketenangan di dunia. Mengingat ancaman terorisme global, semua pihak memiliki kewajiban untuk menyusun program yang tepat dan mengenali akar terorisme guna menghadapi ancaman serius ini.

Menurut presiden Iran, tanggung jawab terbesar dalam memerangi terorisme berada di pundang para ulama, cendikiwan dan penulis, karena pergerakan teroris tidak ada kaitannya dengan agama apa pun, khususnya Islam. Dengan demikian, aksi simbolis dan sandiwara Hollywood serta pemanfaatan kekerasan tidak akan mampu mengikis habis akar terorisme. (IRIB Indonesia/MF/HS)

http://indonesian.irib.ir/editorial/fokus/item/85740-mencermati-gagasan-rouhani-soal-pemberantasan-terorisme

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s