Galeri

Ceramah Provokatif Habib Rizieq


Habib Rizieq Shihab :

*_Ini negeri Ahlussunnah Waljama’ah. Sudah saatnya umat Islam Aswaja di Indonesia tunjukkan ini negeri aswaja, bukan negeri wahabi, bukan negeri syi’ah, apalagi negeri aliran-aliran sesat, firqah-firqah sesat seperti liberal maupun ahmadiah, Saudara. Betul? Kalau begitu, saya mau tanya. Ahlussunnah waljama’ah siap bersatu? Siap berjuang? Siap ganyang liberal? Siap ganyang Ahmadiah? Siap ganyang Syi’ah? Siap ganyang wahabi? Takbir!_*
=============
Menyebut Indonesia sebagai negeri Aswaja, sah-sah saja. Tak masalah sama sekali. Bukan negeri Wahabi. Bukan negeri Syi’ah dan lain-lain silahkan saja ! walau terkesan intoleran dan mau menang sendiri karena Indonesia sejatinya adalah negeri Pancasila yang Berbhineka Tunggal Ika, negeri untuk semua bukan untuk satu golongan saja.

Yang kita pertanyakan adalah kalimat provokatif berikut:

*_Siap ganyang Liberal? Siap ganyang Ahmadiah? Siap ganyang Syi’ah? Siap ganyang Wahabi?_*

Pantaslah sejumlah tragedi intoleran berlangsung mulus di republik ini. Pembakaran dan pengusiran yang terjadi si Sampang, pelarangan peringatan �sy�r� di banyak tempat, dst dsb. Karena massa di akar rumput mendapat pembenaran atas tindakan intoleran mereka dengan ceramah-ceramah provokatif semacam itu.

*Ditakwilkan dan ditafsirkan dengan cara apapun, takkan mengubah nuansa provokatif dari ceramah berapi-api di atas.*

Istighfar yaa Habib…menjaga ukhuwah bukan dengan mengangkat cerita minor dari pandangan minoritas yang ekstrem. Syi’ah tegas dari para Ulama muta’barnya bahwa HAROM hukumnya melecehkan simbol-simbol Ahlussunnah begitupula sebaliknya Aswaja harus berani dan besar hati mengeluarkan fatwa serupa untuk tidak melecehkan Ulama dan simbol-simbol mazhab Syi’ah.

Inkonsisten dan provokatif sangat sangat tidak mendidik. diawal mengatakan Indonesia negeri Ahlussunnah dibagian akhir mengatakan Indonesia negeri bagi semua pemeluk mazhab.

Mengkritisi boleh tapi memprovokasi awam menjadi intoleran ini yang tidak boleh dilakukan apalagi dari seorang publik figur

Sekali lagi Indonesia adalah negeri Pancasila yang menghargai pluralitas dan kebhinekaan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s