Galeri

Al- Azhar: “Akar Ekstremisme adalah Salafisme Wahabi”

3c941b4a4e245023231fabbcfe8de7a7

Satu Islam – Menurut Abbas Shuman, Deputi Al Azhar, Mesir menegaskan, mufti-mufti Salafi yang mengeluarkan fatwa di acara-acara televisi, tidak punya pemahaman yang benar tentang agama dan mengkafirkan para penentangnya, sebagaimana dilansir al-Azhar hari kamis (19/5).

Shuman menambahkan, para pengikut aliran Salafi Wahabi dalam beberapa masalah fikih sangat ekstrem dan mengkafirkan semua penentangnya.

Ia juga menilai acara televisi Syeikh Mohammad Hassan, mubaligh Mesir di bulan Ramadhan yang disiarkan dari stasiun televisi pribadinya, menimbulkan kekacauan dan keraguan di tengah masyarakat.

Deputi Al Azhar, Mesir itu memperingatkan, sebagian pengisi program-program televisi satelit menggunakan wacana agama sebagai senjata berbahaya di acara-acara mereka dan membantu menciptakan perpecahan serta menyebarluaskan terorisme.

Terorisme dan radikalisme bagaikan dua sisi mata uang yang sama dan keduanya tidak hadir dari ruang hampa tetapi ia hadir dari sebuah pandangan agama yang sempit dan kaku dari sekte radikal Salafi Wahabi, merasa menjadi pemilik kebenaran satu-satunya (fanatik) dan mudah menyesat-kafirkan golongan lain yang berbeda dengan mereka (intoleran).

Tidak semua pengikut Salafi Wahabi adalah teroris tetapi semua teroisme atas nama Islam bermuara pada faham ekstrem Salafi Wahabi. Pemikiran radikal dengan pondasi fanatisme (merasa paling benar sendiri) dan intoleransi adalah step bermutasinya dari radikal pemikiran kepada radikal aksi.

One response to “Al- Azhar: “Akar Ekstremisme adalah Salafisme Wahabi”

  1. Mohon di bantu link ttg ajaran2 wahabi yg menyesatkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s